Kamis, 05 Mei 2011

proses pembuatan sarang semut

Semut merupakan serangga yang sangat rajin di mana kerajinannya banyak diungkap dan ditiru oleh manusia di seluruh dunia dalam peribahasa dan kata-kata bernas. Malahan dalam al-Quran sendiri pun sudah ada satu surah yang dedikasikan dan dinamakan semut (an-Naml).

Berbadan kecil dengan hanya 2 perut dan 3 mata, mereka dapat mengangkat beban 2 kali ganda daripada beratnya. Mari kita lihat kenapa semut ini amat diagungkan oleh kebanyakkan orang. Experimen ini telah dijalankan oleh unit penyelidikan di NASA di Florida, USA. Dalam experimen yang dijalankan itu, kali ini NASA mahu melihat bagaimana semut membuat sarangnya.

Semut-semut ini diletakkan di dalam sebuah bekas khas yang tertutup yang dilihat seperti akuarium dengan hanya disinari oleh cahaya ultra violet (cahaya ungu yang mewakili cahaya matahari) dan medium dalam bekas itu adalah tanah lutsinar (mempunyai sifat-sifat galian dan nutrisi seperti tanah tetapi lutsinar). Aku pun tak berapa tahu apa jenis tanah lutsinar 




 

Setelah beberapa menit berlalu, semut-semut itu mula bekerja, membuat lubang-lubang jalan yaitu koloni-kolini kecil untuk membantu semut-semut lain bergerak di dalam “tanah”. Semut-semut ini mampu melarikan diri dari terikan panas mentari





 

Hasilnya, terbentuklah berbagai jenis lorong-lorong kecil yang menghubungkan jalan-jalan dalam tanah yang merupakan suatu seni yang amat unik. Jika kita lihat dari jauh, Subhanallah, indah dan kreatif sekali makhluk ciptaan Allah ini. Mari kita mencontohi kerajinan dan kekreatifan semut ini dan mengaplikasikan dalam kehidupan seharian kita. Bukan itu saja, mereka juga dilihat bekerjasama untuk mencapai matlamat mereka untuk membuat sarang yang nyaman untuk mereka. Kepada saintis-saintis muda, boleh la buat eksperiment ini di rumah dan lihat sendiri hasilnya.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar